01. Jauhkan laptop dari medan magnet yang kuat, bahan cair dan sumber panas/dingin atau perubahan suhu yang ekstrim.
02. Hindari sinar matahari langsung dan pastikan laptop selalu diletakkan pada permukaan yang rata.
03. Menurut survei, kerusakan laptop yang paling umum terjadi pada
harddisk dan LCD display/layar. Kerusakan harddisk diakibatkan benturan
atau terjatuh. Kerusakan LCD biasanya karena terpapar sinar matahari
dan tekanan fisik.
04. Rapikanlah kabel-kabel adaptor atau kabel lain yang sedang
terhubung dengan laptop, jangan sampai membuat orang lain tersandung.
05. Selain kerusakan harddisk dan LCD, tumpahan cairan adalah
penyebab kerusakan laptop yang paling umum, atau pakai selembar
film-transparan yang disebut ‘keyboard protector’.
06. Getaran adalah musuh laptop yang lain. Jauhkan laptop dari alat
pengeras suara, misalnya loudspeaker, mesin/kendaraan berat, dan sumber
getaran lainnya.
07. Hindarkan laptop dari sinar x-ray di airport.
08. Jaga kebersihan laptop, lap dengan kain bersih agar bebas debu.
09. Lindungi modem laptop. Gunakan modem yang mempunyai fitur
digital-line guard. Karena fitur ini akan menjaga modem dari kerusakan
jika secara tidak sengaja mencolokkan kabel modem ke jack telpon
digital PABX atau jalur ISDN. Dan berhati-hatilah ketika akan
mencolokkan kabel telepon ke laptop karena kawat logam dalam konektor
modem laptop sangat tipis dan mudah bengkok.
10. Dalam iklim Asia, suhu yang lembab bisa jadi masalah besar untuk
laptop yang dirancang di Amerika Serikat. Untuk mengurangi kemungkinan
masalah, pastikan laptop tersimpan di tempat yang kering dan sejuk.
Jika laptop tidak digunakan untuk waktu yang lama, simpanlah laptop
dalam wadah yang rapat dan masukkan silica gel . Silica gel ini seperti
halnya yang terdapat dalam botol obat, kemasan barang2 elektronik
(bungkusan kecil bertuliskan ‘Dessicant Silica Gel’). Atau bisa dibeli
di toko bahan kimia. Silica gel ini merupakan bahan kimia yg bersifat
Higroskopis (menyerap uap air / kelembaban).
11. Listrik padam dan gangguan tegangan dapat terjadi sewaktu-waktu,
di rumah, di kamar hotel atau di kantor. Jika memungkinkan, gunakanlah
‘surge-protector’ jika sedang menggunakan AC outlet. Dan jangan lupa
membuat back-up data secara rutin.
12. Gunakanlah selalu tas laptop ketika sedang bepergian.
13. Jika ingin membungkus laptop untuk dikirim atau untuk keperluan
lain, gunakanlah kotak pelindung yang kuat, dan bungkuslah dengan busa
atau spons yang dapat menyerap getaran.
14. Jangan sekali-sekali meletakkan benda berat di atas laptop.
15. Jika laptop bermasalah, jangan mencoba untuk membongkar sendiri.
Sebaiknya serahkan ke teknisi atau service-center terdekat. Karena
mungkin saja kerusakan malah akan menjadi semakin berat. Khusus untuk
laptop yang masih dalam masa garansi – membongkar laptop dapat merusak
sticker garansi (warranty seal) yang masih melekat pada laptop.
16. Ketika akan mengangkat laptop yang sedang terbuka, jangan
mengangkatnya sambil memegang pada bagian display/layar, angkatlah pada
bagian bawah/keyboard.
17. Jangan memasukkan disket pada bagian sudutnya. Memasukkan disket
setengah-setengah dapat merusak disk-drive. Begitu juga ketika membuka
atau menutup tray drive CD-ROM/DVD-ROM untuk memasukkan atau
mengeluarkan disk. Jangan menyentuh lensa pada tray CD-ROM. Peganglah
compact-disc pada bagian pinggir, bukan pada permukaan disk.
18. Jangan mencolokkan kabel modem laptop pada PBX (private branch
exchange) atau saluran telpon digital. Laptop hanya dapat menggunakan
saluran PSTN (public-switched telephone network). Penggunaan saluran
telpon selain PSTN dapat merusak modem laptop.
19. Jauhkan laptop dari anak kecil.
20. Rawatlah baterai laptop, jangan sampai bocor karena dapat merusak slot baterai.
Tips merawat Baterai Laptop
Kemampuan baterai notebook atau laptop akan selalu
menurun seiring dengan waktu ,anda menggunakan atau pun tidak pasti
tetap menurun, biasanya battery atau baterai notebook itu akan bertahan
antara satu sampai dua tahunan,dan kita bisa juga memperlambat penurunan
kemampuan battery tersebut
- Habiskan Power yang tersisa pada notebook anda terlebih dahulu sampai Critical battery alert dari windows/os anda,baru kemudian anda isi full kembali battery notebook anda
- hindari over charging pada notebook anda,karena tidak semua notebook yang sudah terisi full mempunyai system auto cut “untuk menghentikan/mengalihkan arus penggunaan langsung ke pemakaian komputer(ketika komputer nyala/konsumsi komputer)
- jika anda sedang bekerja di kantor ataupun dirumah dalam jangka waktu yang cukup lama,sebaiknya tidak usah menggunakan battery notebook,bila menggunakan cara ini sebaiknya dalam 3 hari sekali anda harus isi-keluarkan energi pada battery laptop anda,misalnya sudah 3 hari battery laptop anda disimpan,lalu anda pakai battery tersebut untuk menggunakan notebook anda tanpa charger,setelah critical battery dari windows/os anda,lalu isilah kembali battery notebook atau laptop anda,setelah penuh simpan kembali,penggunaan seperti ini akan memperkecil kemungkinan battery notebook sering over charging dan mengurangi seringnya battery dicharge dan dipakai kembali( 300-800 kali pemakaian,kemampuan battery akan menurun)
- hati-hati ketika melepas battery,ikuti petunjuk untuk melepas battery notebook anda,juga jangan sampai battery jatuh ,karena bisa menyebabkan komponen didalam akan rusak
- Jika
battery Laptop akan disimpan dalam jangka waktu yang lama, biasakan
untuk full charge battery terlebih dahulu, untuk jenis battery litium
biasanya akan turun kapasitasnya sekitar 1% perhari
Sumber : http://febri.wordpress.com

No comments:
Post a Comment